Death Stranding 2: On the Beach – Review Game Petualangan Epik 2025

Death Stranding 2: On the Beach - Review Game Petualangan Epik 2025
Death Stranding 2: On the Beach – Review Game Petualangan Epik 2025

Carriefellart.com – Death Stranding 2: On the Beach, di kembangkan Kojima Productions, rilis untuk PS5 dan PC pada Juli 2025. Melanjutkan kisah Sam Porter Bridges, pemain menjelajahi dunia pasca-apokaliptik baru di luar UCA, menghubungkan koloni manusia di tengah ancaman supernatural seperti BTs. Grafis Unreal Engine 5 menciptakan lanskap menakjubkan, dengan tambahan area bawah laut dan kota terapung.

Gameplay menggabungkan eksplorasi, manajemen kargo, dan stealth. Pemain membangun jaringan pengiriman, menghindari musuh, dan menggunakan alat seperti drone cerdas. Fitur baru termasuk mekanik crafting yang lebih dalam dan interaksi sosial dengan NPC yang dinamis. Cerita tentang kemanusiaan dan pengorbanan di perkuat oleh akting Norman Reedus dan Elle Fanning, dengan soundtrack atmosferik.

Review memuji narasi dan visual, skor rata-rata 9/10, meski beberapa kritik pada pace lambat. Penjualan tembus 4 juta kopi dalam sebulan. Edisi Standard ($70) dan Collector’s dengan artbook tersedia. DLC “New Horizons” rilis Oktober 2025. Tips: Prioritaskan upgrade exoskeleton, gunakan zipline untuk efisiensi, dan eksplorasi untuk cerita sampingan. Cocok untuk fans naratif unik, game ini wajib di mainkan!

Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Sinematik yang Mengguncang 2025!

Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Sinematik yang Mengguncang 2025!
Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Sinematik yang Mengguncang 2025!

Carriefellart.com – Death Stranding 2: On the Beach, di rilis Kojima Productions pada 30 Mei 2025 untuk PS5 dan PC, menjadi salah satu game yang paling menarik tahun ini. Dengan skor Metascore 95/100, IGN dan The Verge memuji sekuel ini sebagai “mahakarya sinematik” yang memperluas visi unik Hideo Kojima dari Death Stranding (2019).

Berlatar dunia pasca-apokaliptik, pemain kembali sebagai Sam Porter Bridges (Norman Reedus), kini menjelajahi benua baru untuk menghubungkan umat manusia melawan ancaman Drawbridge, organisasi misterius. Cerita mendalam menampilkan karakter baru seperti Rainy (Shioli Kutsuna) dan Tomorrow (Elle Fanning), dengan narasi tentang kehilangan dan harapan. “Ceritanya bikin merinding, seperti film interaktif,” ujar gamer lokal, Ardi Santoso, di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Dengan Gameplay open-world yang di perkaya mekanik baru seperti drone kargo otonom dan traversal berbasis cuaca dinamis.

Visual Unreal Engine 5 menghadirkan lanskap pantai dan kota futuristik yang sangat memukau, di dukung soundtrack epik oleh Ludvig Forssell. Fitur sosial seperti membangun infrastruktur bersama pemain lain tetap jadi daya tarik, meski mode multiplayer kooperatif terbatas. Carriefellart.com memuji “kedalaman emosional dan inovasi gameplay,” namun Carriefellart.com mencatat beberapa pemain merasa pacing cerita lambat di awal. Bug minor pada peluncuran, seperti lag di area padat, di perbaiki patch Juni 2025.

Dengan durasi cerita 50-60 jam dan side quest hingga 100 jam, game ini menawarkan replayability tinggi. Kontroversi kecil di X (@GameSpotID) soal kompleksitas narasi tidak mengurangi antusiasme, dengan penjualan 1,5 juta kopi dalam sebulan, menurut Carriefellart.com. “Ini bukan sekadar game, tapi pengalaman hidup,” tulis Carriefellart.com. Nominasi Most Anticipated Game di The Game Awards 2024 terbukti dengan peluncuran epik ini.

Death Stranding 2 adalah perpaduan seni, cerita, dan teknologi, yang sangat wajib di mainkan bagi penggemar petualangan naratif. Skor: 9.6/10.

Review Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Kojima yang Mengguncang!

Review Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Kojima yang Mengguncang!
Review Death Stranding 2: On the Beach – Petualangan Kojima yang Mengguncang!

Carriefellart.com – Death Stranding 2: On the Beach, karya terbaru Hideo Kojima bersama Kojima Productions, meluncur pada 7 Februari 2025 untuk PlayStation 5, dengan rencana rilis PC menyusul. Diperkenalkan di PlayStation State of Play 2024, sekuel ini melanjutkan perjalanan Sam Porter Bridges di dunia pasca-apokaliptik. Kini menjelajahi benua baru dengan misi menghubungkan umat manusia. Dengan skor 95/100 di Metacritic, game ini memikat gamer Indonesia penggemar narasi sinematik dan gameplay inovatif.

Gameplay dan FiturDeath Stranding 2 memperkenalkan Photoelectric Delivery System. Memungkinkan Sam menggunakan teknologi baru seperti drone bertenaga surya dan kendaraan amfibi untuk mengangkut kargo melintasi daratan dan lautan. Fitur Dynamic World Interactions membuat lingkungan bereaksi terhadap cuaca dan tindakan pemain, seperti banjir yang mengubah rute. Dunia terbuka, dari pantai bercahaya hingga kota bawah laut, hadir dengan visual memukau via Decima Engine, mendukung ray tracing dan 60 fps. IGN memuji narasi emosional dan inovasi gameplay, meski GameSpot mencatat tempo lambat di awal mungkin tak cocok untuk semua pemain. Mode Multiplayer Async memperluas interaksi sosial, memungkinkan pemain membangun infrastruktur bersama.

Cerita dan Atmosfer: Cerita berfokus pada Sam (Norman Reedus) yang bekerja dengan karakter baru seperti Dollman (Shiota Imada) untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman baru. Narasi Kojima penuh simbolisme, mengeksplorasi tema koneksi dan pengorbanan. Soundtrack karya Ludvig Forssell, dengan kontribusi dari CHVRCHES, menciptakan suasana epik dan melankolis. PC Gamer menyebutnya “pengalaman seni interaktif yang tak tertandingi”, meski beberapa netizen via tagar DeathStranding2 mengeluh tentang kompleksitas cerita. Dengan durasi 40-50 jam dan New Game Plus, replayability sangat kuat. Edisi Collector dengan replika BB Pod jadi buruan penggemar. “Kojima bikin kita jalan kaki, tapi kok nagih!”