Review Game 2025: Fable, Petualangan Fantasi yang Penuh Humor!

Review Game 2025: Fable, Petualangan Fantasi yang Penuh Humor!
Review Game 2025: Fable, Petualangan Fantasi yang Penuh Humor!

Carriefellart.com – Fable, di rilis 17 Juni 2025 oleh Playground Games, hadir di Xbox Series X|S, PC, dan Game Pass. Reboot RPG fantasi ini membawa dunia Albion yang penuh warna dan humor khas Inggris. Skor 90 di Metacritic dan pujian IGN sebagai “RPG dengan pesona tak tertahankan” menjadikannya sorotan 2025. Yuk, kita ulas!

Gameplay: Pemain berperan sebagai Hero of Albion, menjelajahi dunia open-world dengan kebebasan memilih jalan baik atau jahat. Sistem combat menggabungkan pedang, sihir, dan busur, dengan mekanik parry yang responsif. Pilihan moral memengaruhi cerita dan NPC, seperti di Fable klasik. Sementara itu, netizen di X memuji eksplorasi yang kaya, meski beberapa menyebut quest sampingan agak generik. Patch Agustus 2025 tambah variasi misi.

Grafis dan Suara: Visual ForzaTech Engine menghadirkan Albion dengan hutan hijau dan kota abad pertengahan yang memukau. Animasi karakter dan efek sihir terasa hidup. Soundtrack epik karya Danny Elfman serta sulih suara oleh Matt King dan Zoë Wanamaker menambah humor. Selain itu, netizen di X menyebut “dunia seperti dongeng”. Beberapa laporan frame drop di PC low-end di perbaiki update Juli 2025, menurut GameSpot.

Cerita dan Atmosfer: Cerita berpusat pada petualangan Hero melawan penyihir jahat, dengan narasi penuh humor dan satire. Atmosfernya ringan namun penuh intrik, cocok untuk penggemar RPG santai. Eurogamer memuji “cerita yang menghibur”, meski beberapa subplot di anggap kurang mendalam oleh Polygon. Oleh karena itu, kekuatan game ini ada pada pesona dan interaksi NPC.

KesimpulanFable adalah RPG fantasi 2025 yang cemerlang, dengan dunia imersif dan humor khas. Cocok untuk penggemar RPG ringan, meski butuh variasi quest lebih banyak. Hindari mod ilegal yang merusak pengalaman. Main fair dan jelajahi Albion!

Review Game 2025: Kingdom Come: Deliverance II, RPG Sejarah yang Brutal!

Review Game 2025: Kingdom Come: Deliverance II, RPG Sejarah yang Brutal!
Review Game 2025: Kingdom Come: Deliverance II, RPG Sejarah yang Brutal!

Carriefellart.com – Kingdom Come: Deliverance II, dirilis 4 Februari 2025 oleh Warhorse Studios, hadir di PS5, Xbox Series X|S, dan PC. Sekuel RPG sejarah ini melanjutkan kisah Henry di Bohemia abad ke-15. Skor 89 di Metacritic dan pujian Eurogamer sebagai “RPG realistis yang memukau” menjadikannya wajib main. Yuk, kita ulas!

Gameplay: Pemain kembali sebagai Henry, menjelajahi dunia open-world dengan pertarungan pedang realistis. Sistem combat first-person menuntut strategi, dari parry hingga combo. Pilihan dialog bercabang memengaruhi cerita dan hubungan dengan NPC. Sementara itu, mekanik survival seperti makan dan tidur tetap menantang. Netizen di X memuji kedalaman gameplay, meski beberapa keluhkan kurva belajar tinggi. Patch Februari 2025 tingkatkan tutorial.

Grafis dan Suara: Visual CryEngine menghadirkan Bohemia dengan hutan dan kota abad pertengahan yang hidup. Detail armor dan animasi pertarungan memukau. Soundtrack orkestra dan sulih suara autentik menambah imersi. Selain itu, netizen di X menyebut “visual seperti lukisan sejarah”. Namun, beberapa laporan bug tekstur di PC diatasi update Maret 2025, menurut GameSpot.

Cerita dan Atmosfer: Cerita berfokus pada perjuangan Henry di tengah perang saudara dan intrik politik. Narasi emosional dan realistis, menurut IGN, “membumi namun epik”. Atmosfernya kental dengan nuansa abad ke-15, meski beberapa misi sampingan dianggap kurang bervariasi oleh Polygon. Oleh karena itu, kekuatan game ini ada pada cerita utama dan detail sejarah.

KesimpulanKingdom Come: Deliverance II adalah RPG sejarah 2025 yang memikat, dengan combat realistis dan dunia imersif. Cocok untuk penggemar sejarah, tapi butuh kesabaran. Hindari mod ilegal yang merusak pengalaman. Main fair dan jelajahi Bohemia!